Mengenal lebih dekat visi, misi, dan sejarah pesantren kami
Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Azzahir didirikan pada tahun 2022 oleh H. Herman beserta istri, seorang wirausahawan swasta sekaligus Pendiri Yayasan Azzahir Nur Istiqomah yang merupakan pendatang dari Medan. Pesantren ini bermula dari pengajian rutin bapak-bapak dan TPQ yang diikuti oleh anak-anak Desa Mojosari dan tetangga desa lainnya. Awal berdiri hanya menyediakan tempat bermukim untuk santri putra; kemudian saat diadakannya Pesantren Kilat pada liburan sekolah akhir tahun, pesantren mengundang pandangan positif dari pendiri untuk menyediakan pula tempat bermukim untuk santri putri. Seiring waktu, dengan dukungan masyarakat dan semangat dakwah, pesantren berkembang menjadi lembaga pendidikan Islam terpadu.
Program utama pesantren
RA, MI, MTs, dan madrasah diniyah
Ta'lim al-Kutub al-Turatsiyah
Dzikir, sholawat, maulid & istighotsah
Nama Azzahir (الظَّاهِرُ) diambil dari salah satu Asmaul Husna yang berarti "Yang Maha Nyata".
Azzahir merujuk pada sifat Allah yang kehadiran-Nya tampak melalui ciptaan-Nya, walau hakikat-Nya tidak terjangkau oleh akal atau pancaindra.
Dengan mengusung nama ini, Pondok Pesantren Azzahir bercita-cita melahirkan santri yang mencerminkan nilai-nilai Islam secara nyata — dalam perilaku, tutur kata, ilmu, dan kontribusi sosial masyarakat.
Desa Mojosari, BK 9, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan
Lingkungannya tenang, hijau, dan sejuk — sangat mendukung kegiatan belajar, beribadah, dan pembinaan karakter santri.
Azzahir mengedepankan pendekatan Islam yang rahmatan lil 'alamin.
Berpegang pada Mazhab Syafi'i dalam amalan fiqih sehari-hari.
Mengikuti aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah aliran Asy'ariyah.
Pembinaan tasawuf mengikuti jalan Imam Al-Ghazali rahimahullah.
Tradisi keilmuan berkhidmah dalam bingkai Nahdlatul Ulama.
وَمَآ أَرْسَلْنَٰكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَٰلَمِينَ
"Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam." — QS. Al-Anbiya' ayat 107
Tafsir Ibn Katsir: Allah mengabarkan bahwa Dia menjadikan Muhammad ﷺ sebagai rahmat bagi seluruh alam. Barang siapa yang menerima rahmat itu dan bersyukur, maka dia beruntung; sebaliknya, yang menolaknya akan celaka. Di antara bentuk rahmat itu: dihapusnya syariat-syariat berat, diberinya syafaat, dan pembukaan pintu taubat.
العلم اللدني، الأخلاق النبوية، العبادة الصوفية
"Ilmu Laduni, Akhlak Nabawi, Ibadah Shufi"
Menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan menampakkan kemuliaan Islam secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Berbagai program unggulan yang kami tawarkan untuk pengembangan pendidikan Islam
Pembinaan hafalan Al-Qur'an 30 juz secara bertahap melalui metode sorogan dan setoran hafalan rutin.
RA, MI, dan MTs berpadu madrasah diniyah — pendidikan formal dan agama berjalan beriringan.
Ta'lim al-Kutub al-Turatsiyah — kajian kitab kuning klasik dengan bimbingan ustadz pengampu.
Pembiasaan dzikir berjamaah, wirid, ratiban, maulid, sholawat Burdah, Simthud Durar, Barzanji, serta istighotsah dan doa bersama.
Jadwal harian santri yang terstruktur dari qiyamul lail hingga istirahat malam
Fasilitas yang mendukung pembinaan santri secara menyeluruh
Pusat ibadah dan pembinaan spiritual santri.
Madrasah Ibtidaiyah — dasar ilmu dan pembiasaan ibadah harian.
Madrasah Tsanawiyah — lanjutan pendidikan formal santri.
Pendidikan diniyah sore hari bagi santri.
Pembinaan hafalan Al-Qur'an untuk santri putra dan putri.
Asrama putra dan putri terpisah — 1 ustadz/ustadzah pembimbing per 10 santri.
Setiap jenjang memiliki aktivitas unggulan yang dirancang untuk membentuk karakter, keterampilan, dan kecintaan terhadap ilmu.
Raudhatul Athfal (usia 4-6 tahun) — pembentukan karakter islami melalui pembiasaan, bermain, dan eksplorasi.
Mengenalkan ananda pada rukun Islam ke-5 yakni ibadah haji. Kegiatan dilakukan bersama sekolah lain, memberikan pengalaman langsung tentang tata cara pelaksanaan haji secara sederhana.
Melatih ananda bekerja sama dengan teman dan mengenalkan makanan khas suatu daerah. Seperti membuat Bolu Kojo — ananda diajari dan praktek langsung membuatnya sesuai arahan bunda guru.
Mengenalkan macam-macam profesi untuk membangun cita-cita ananda. Kunjungan ke Pemadam Kebakaran dan Brimob — ananda diperkenalkan alat dan fungsinya, serta antusias mencoba berbagai alat.
Merubah suasana belajar ananda — belajar tidak hanya di kelas tetapi juga di luar untuk mengeksplor lingkungan. Seperti ke Taman Madu, ananda mengeksplor, melihat, mencoba madu, dan memanen madu langsung dari sarangnya.
Melatih gerak dan lagu ananda, memahami tarian daerah serta budaya Indonesia.
Melatih skill ananda dalam memadukan warna, koordinasi motorik halus, dan kreativitas.
Melatih hafalan ananda dengan makhroj dan tajwid yang benar.
Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD) — perpaduan sains dasar, Al-Qur'an, dan pembiasaan ibadah harian.
KBM dilaksanakan secara terstruktur, aktif, dan menyenangkan dengan mengintegrasikan aspek pengetahuan, keterampilan, karakter, serta nilai-nilai keislaman. Guru menerapkan metode inovatif dan berpusat pada peserta didik, mengembangkan kemampuan akademik sekaligus membentuk karakter kreatif, mandiri, dan berpikir kritis.
Rutin meningkatkan kebugaran jasmani, menjaga kesehatan tubuh, serta menumbuhkan semangat belajar. Dilakukan bersama-sama dengan gerakan menyenangkan dan sesuai usia anak, membangun kekompakan, disiplin, serta menciptakan suasana belajar yang lebih segar.
Penguatan pembelajaran melalui praktik, proyek, diskusi, eksperimen, dan aktivitas kolaboratif. Memberikan kesempatan kepada peserta didik mengembangkan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kerja sama sehingga pembelajaran bersifat aplikatif dan kontekstual.
Membekali peserta didik dengan keterampilan dasar teknologi informasi. Dikenalkan pada penggunaan perangkat komputer, pengoperasian aplikasi perkantoran, mengetik, pengelolaan dokumen sederhana, serta pemanfaatan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Wadah pembentukan karakter melalui aktivitas menyenangkan, edukatif, dan menantang. Peserta didik dilatih memiliki jiwa kepemimpinan, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Pembelajaran keagamaan tambahan fokus pada penguatan pemahaman agama Islam. Meliputi baca tulis Al-Qur'an, akidah, akhlak, ibadah, doa-doa harian, serta dasar-dasar ilmu agama lainnya.
Dilaksanakan setiap hari Sabtu pukul 08.50–09.50 WIB
Membina kemampuan peserta didik dalam menyampaikan dakwah Islam secara komunikatif, percaya diri, serta santun.
Melatih kemampuan berbicara di depan umum, menyusun naskah pidato, mengatur intonasi, ekspresi, dan bahasa tubuh.
Mengembangkan kemampuan bercerita secara menarik, kreatif, dan edukatif. Melatih imajinasi dan keberanian tampil di depan audiens.
Mengembangkan bakat seni tari melalui pembelajaran gerak, irama, ekspresi, dan kekompakan. Menumbuhkan rasa percaya diri serta kecintaan terhadap seni dan budaya Indonesia.
Melatih kemampuan berekspresi melalui gerakan tubuh dan mimik tanpa menggunakan dialog. Mengembangkan kreativitas, konsentrasi, dan koordinasi tubuh.
Sarana mengembangkan kreativitas, ketelitian, koordinasi motorik halus, serta kemampuan memadukan warna dalam suasana yang menyenangkan.
Membina kemampuan olahraga sekaligus menanamkan nilai sportivitas, kerja sama tim, disiplin, dan tanggung jawab melalui latihan rutin.
Pembelajaran berbasis praktik yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam mengolah makanan sederhana secara aman, sehat, dan menyenangkan. Melatih kreativitas, kemandirian, kerja sama, dan tanggung jawab.
Pembelajaran di luar kelas yang bertujuan memperluas wawasan melalui pengalaman belajar secara langsung di berbagai tempat edukatif, seperti instansi pemerintahan, tempat bersejarah, rumah industri, maupun lokasi edukasi lainnya.
Prestasi ini merupakan bukti komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi peserta didik tidak hanya pada bidang akademik, tetapi juga di bidang seni dan kreativitas. Menjadi motivasi untuk terus mencetak generasi yang berprestasi dan percaya diri.
Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP) — kelas bilingual, tahfidz, dan pengembangan karakter remaja Islami.
Pembelajaran utama sesuai kurikulum yang berlaku, tidak hanya di ruang kelas tetapi juga memanfaatkan halaman, perpustakaan, lab komputer, dan area lain. Guru menerapkan metode aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan seperti diskusi, presentasi, demonstrasi, praktik, serta pembelajaran berbasis proyek dengan bantuan media teknologi.
Dilaksanakan di laboratorium komputer sekolah. Materi meliputi Microsoft Word (membuat dan mengedit dokumen, format teks, menyisipkan gambar/tabel, bagan, tata letak halaman) dan Microsoft Excel (memasukkan data, fungsi SUM, AVERAGE, MAX, MIN, serta penyajian data dalam tabel dan grafik sederhana).
Program pendalaman ilmu agama Islam setelah KBM. Peserta didik laki-laki dan perempuan belajar secara terpisah untuk menciptakan suasana kondusif. Meliputi akidah, ibadah, akhlak, fikih, doa-doa harian, serta penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik ibadah.
Fokus pada peningkatan kualitas bacaan Al-Qur'an peserta didik dengan bimbingan guru tahsin. Materi meliputi makharijul huruf, hukum tajwid, panjang pendek bacaan, sifat-sifat huruf, serta kelancaran membaca Al-Qur'an.
Praktik memasak sederhana secara berkelompok di bawah bimbingan guru. Melatih life skill, kerja sama, kreativitas, tanggung jawab, dan kemandirian peserta didik.
Pembelajaran di luar kelas dengan mengunjungi tempat-tempat bernilai pendidikan. Memberikan pengalaman belajar secara langsung, memperluas wawasan, dan menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata.
Mendukung pembelajaran intrakurikuler melalui aktivitas berbasis proyek, praktik, dan eksplorasi. Mengembangkan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta keterampilan memecahkan masalah.
Kegiatan sosial melibatkan seluruh peserta didik untuk menumbuhkan empati, kepedulian sosial, dan semangat berbagi. Dilakukan melalui pengumpulan dan penyaluran paket sembako serta berbagi makanan berbuka puasa.
Kegiatan gotong royong membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, dan lingkungan sekitar. Menumbuhkan budaya hidup bersih, kepedulian terhadap lingkungan, dan tanggung jawab bersama.
Latihan baris-berbaris, tali-temali, permainan edukatif, dan kegiatan kepemimpinan. Membentuk sikap disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan dan kerja sama.
Wadah pengembangan bakat seni tari melalui latihan gerak dasar, teknik tari, penghayatan, dan kekompakan. Meningkatkan kreativitas, rasa percaya diri, dan kecintaan terhadap seni budaya Indonesia.
Seni musik Islami mengajarkan peserta didik memainkan alat musik rebana, melantunkan shalawat, serta menjaga kekompakan dalam kelompok. Mengembangkan bakat seni dan menumbuhkan kecintaan terhadap syiar Islam.
Latihan teknik dasar meliputi servis, passing, smash, blocking, rotasi pemain, dan strategi permainan. Menumbuhkan sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan semangat berkompetisi secara sehat.
Olahraga rutin untuk mengembangkan keterampilan bermain sepak bola, menjaga kebugaran tubuh, membangun disiplin, kerja sama tim, sportivitas, dan rasa percaya diri melalui latihan dan pertandingan.
Dikelola oleh tim pengurus yayasan dan dipimpin oleh kepala satuan pendidikan yang berkompeten di bidangnya.
Penanggung jawab tertinggi dan pengarah kebijakan strategis yayasan.
Pengelola administrasi, dokumentasi, dan koordinasi internal yayasan.
Pengelola keuangan, pembukuan, dan laporan keuangan yayasan.
Membina arah kepesantrenan, kajian kitab, dan pembinaan santri berasrama.
Merancang kegiatan bermain-sambil-belajar untuk usia dini (4-6 tahun).
Mengawal capaian sains dasar, tahfidz, dan pembiasaan ibadah harian.
Memimpin kelas bilingual, program boarding, dan pengembangan kurikulum.